The baby

Punya bisnis itu seperti punya anak. Lahirnya (bisnis) bisa karena direncanakan, atau kecelakaan. Tapi yang jelas, (bisnis) ini begitu dicintai dan diupayakan.

Lalu ada orang baru datang. Ia bilang, “Anakmu lucu dan pintar. Akan lebih baik jika bajunya diperhatikan, mainannya ditambah, dan asupan makan diperbaiki.”

Continue reading “The baby”

Jualan itu gampang, produksinya lain soal…

I never know that I can sell something. Really. 

Pengalaman menjual pertama kali yang kuingat, saat di SMA, mencari dana untuk tambahan study tour ke Bali. Standar, jualan kue kering dan parsel untuk lebaran. Caranya juga standar: cari provider, minta dibuatkan sample, lalu jualan.

Tapi yang kuingat, berdua bersama teman, kami jalan kaki menyusuri Jalan Majapahit Semarang yang terasa lebih dekat ke matahari saking panasnya. Jam dua siang, pulang sekolah. Keluar masuk toko plus kantor di jalan itu. Dua jam jalan kaki, gempor, dan tak ada satu pun yang laku terjual. Tapi kami tertawa-tawa saja. Tidak merasa bodoh. Tidak juga merasa sial. Hanya sekadar bahagia bisa keluyuran pulang sekolah sebelum pulang ke rumah.

Continue reading “Jualan itu gampang, produksinya lain soal…”