Friends with benefit

Saat peluncuran buku, biasanya orang cari buku gratisan. Betul enggak sih?

Saat masih bekerja di media, saya sering dapat barang gratisan, termasuk buku-buku baru. Enggak minta dan tentu saja enggak nolak. Bahkan tanpa ada peluncuran buku pun, setiap Rabu selalu ada tumpukan buku baru di meja kerja.

Namun belakangan, ketika tak lagi membawa-bawa IDPers, dan masih sering ke acara peluncuran buku, rasanya ada yang salah ketika menerima buku gratisan dari si penulis. Dan kalau enggak dapat, rasanya enggak mungkin banget buat bilang, “Gue kan temen lo. Masa enggak dapat gratis?”

Bok! Kalau si penulis itu punya temen 100 orang dan semuanya dikasi gratis karena friends, trus siapa yang beli? Justru kalo lo temennya, makanya lo kudu beli deh tuh buku. Sebab si penulis yang nulis buku itu butuh waktu berhari-hari, bahkan berbulan-bulan. Kurang tidur, bergelut dengan pikirannya, dan mungkin minum kopi bergelas-gelas. Walaupun kopi sachet-an, ya tetep butuh modal.

😀

Lalu ketika sudah jadi, situ yang merasa temen jadi berhak minta gratisan? #uhuk

Di suatu sore sembari menanti hujan reda, seorang teman yang penulis bilang, “Mental gratisan bok. Minta subsidi mulu. Sama-sama rakyat, padahal.”

Rupanya baru saja kejadian sama dia. Sejumlah temannya mengucapkan selamat atas buku baru yang akan launching minggu depan, sembari titip pesan buat dibawakan buku gratisan saat mereka hadir kelak. -Meh-

Memberi dukungan sebagai teman, memang tak selalu dalam bentuk materi. Bisa saja kita kasi senyuman saat si teman butuh. Kasi pelukan saat si teman runtuh. Kasi dukungan saat si teman jatuh.

Tapi kalau temanmu berkarya, ya mbok yao jangan ke-GR-an bahwa situ sangat berharga buat minta gratisan. Bayar kalau memang ingin menikmati karyanya. Harga buku tak semahal yang kita pikirkan. Kalau masih terasa mahal, mungkin kita yang kurang ikhtiar. Hehehe.

Ya wes, begitu.

Biar penulis tuh makin semangat berkarya enggak sibuk mikirin makan apa dan gimana anaknya sekolah. Kalau bisa begitu, idealnya, mereka jadi terus produktif menghasilkan buku-buku bermutu. Yang senang, kan kita juga. 😀

Jadi berhentilah nodong buku gratisan. Apalagi kalo situ friend-nya.

Oh ya by the way,  minggu ini ada acara literasi seru yang bakal menyenangkan. Dari tiga acara, dua diantaranya gratis dan terbuka untuk umum. Khusus acara malam, untuk para teman. Ya, teman yang mendukung dengan tenaga, waktu dan pikiran. Juga untuk teman yang bayar. 😀

So, if you want to show some support in venture, you can join as friends of IDWriters with some benefits. Then join IDWriters to launch the mission: Indonesian Writers for the World.  Link: idwriters.org/become-a-friend Only if you are realy interested.

IDWRITERS-poster

 

3 Replies to “Friends with benefit”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *